Home / kesehatan / Fakta Kulit Bayi Yang Terlihat Kotor dan Tak Mulus Saat Baru Lahir

Fakta Kulit Bayi Yang Terlihat Kotor dan Tak Mulus Saat Baru Lahir

dr Ridwan, SpOG dari Kemang Medical Care menjelaskan putih-putih di kulit yang membuat bayi terlihat kotor yakni vernix casseosa. Secara alamiah vernix casseosa melapisi kulit janin selama trimester akhir kehamilan.

Kendati tak sedap dipandang mata, tetapi dalam vernix casseosa mengandung polipeptida antimikroba. Kandungan tersebut selain melindungi bayi dari mikroba juga mengandung protein yang bersifat antibiotik. Dan juga membantu kulit bayi beradaptasi, termasuk membantu menjaga kulit bayi baru lahir supaya tak mudah kehilangan panas tubuh.

Sedangkan bayi baru lahir yang beruntusan serta jerawatan, penyebabnya karena hormon di tubuh bayi yang baru lahir masih tak seimbang. Ini akibat bayi masih membawa hormon ibu.

Dikarenakan pengaruh hormon serta bukan penyakit, maka tak dibutuhkan pengobatan apapun. Sesudah dua bulan biasanya jerawat tersebut hilang sendiri seiring berkurangnya hormon dari ibu.

Selain itu ada juga tanda seperti memar pada kulit bayi baru lahir. dr Rini Sekartini, SpA(K), konsultan tumbuh kembang dari RS Cipto Mangunkusumo menjelaskan bercak kebiruan yang terdapat pada bayi baru lahir adalah hasil hiperpigmentasi.

Walau tak berbahaya, tetapi bercak tersebut memang sulit hilang. Namun bercak bakal kian menipis seiring dengan bertambah besarnya bayi.

Bercak normal berwarna kemerahan atau kebiruan. Namun bila bercak pada berwarna kecokelatan, menonjol serta ada di sejumlah tempat, layak dicurigai jika bayi tengah mengalami gangguan saraf, sehingga perlu segera dibawa ke dokter.

About admin