Home / Uncategorized / Gubernur Ahok Memanfaatkan Aturan BUMN Untuk Mambangun RS SW

Gubernur Ahok Memanfaatkan Aturan BUMN Untuk Mambangun RS SW

Gubernur Ahok Memanfaatkan Aturan BUMN Untuk Mambangun RS SW – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memiliki rencana memanfaatkan aturan swasta serta Tubuh Usaha Punya Negara (BUMN) dalam bangun Tempat tinggal Sakit Sumber Waras (RS SW). Dengan bekas saat kepemimpinan Ahok serta masalah area RS SW, ide itu sukar terwujud.

Hal semacam tersebut diungkapkan oleh Pengamat Perkotaan Kampus Trisakti, Nirwono Joga. Menurut dia, dengan situasi saat ini yang nyaris habis zaman jabatanya, Ahok sukar menghendaki keterlibatan swasta dengan Corporate Sosial responbility (CSR), Koefensi Luas Bangunan (KLB) mau pun investasi sewa. Demikian juga dengan keterlibatan BUMN.

Terlebih, kata Nirwono, pembelian area RS Sumber Waras masih tetap mempunyai masalah serta terdengar dapat diolah oleh instansi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

” Hal semacam tersebut benar-benar sukar terwujud serta tdk tertutup peluang gubernur baru membatalkan kebijakan itu, ” kata Nirwono Joga selagi dihubungi SINDO, Rabu (3/5/2017).

Hal sama diungkapkan wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik. Dia terasa aneh dengan pemikiran Ahok yang malah mementingkan pembangunan RS Sumber Waras dari pada menuntaskan pekerjaan tempat tinggalnya sepanjang lima bln. bekas kepemimpinannya.

” Mendingan dia pikirin penataan aturan pergantian yang kata dia masih tetap mempunyai dia. Tuntaskan program dadakan bedah tempat tinggal yang gunakan CSR. RS Sumber Waras itu masih tetap mempunyai masalah, lagian benar-benar cukup pembangunannya sekedar lima bln., ” tukasnya.

Taufik memberi saran, biar Ahok menahan diri buat buat kebijakan di luar logika zaman kepemimpinannya. Dia juga memohon biar segala kebijakan itu dikoordinasikan dengan tim transisi gubernur baru. Jadi, peninggalan Ahok pada gubernur baru bukan hanya peninggalan mempunyai masalah.

” Tim transisi kami dapat diumumkan selagi penetapan gubernur baru. Ada apa sih pengen tergesa-gesa bangun RS Sumber Waras? Seandainya terus ngotot, sama pula kasih warisan mempunyai masalah, ” tegas Ketua DPD Partai Gerindra Jakarta itu.

Disamping itu, Gubernur Ahok mempertegas kalau dianya sendiri waktu ini pingin bangun system pendanaan RS Sumber Waras tanpa ada memanfaatkan Aturan Pendapatan serta Berbelanja Daerah (APBD). Menurut Ketetapan Presiden (Keppres) th. 2015, BUMN bisa bangun RS Sumber Waras buat infrastrukturnya, lebih-lebih infrastruktur kesehatan.

Dia juga menjelaskan, kalau pihaknya bisa bekerja sama-sama dengan perusahaan swasta dalam pembangunan RS Sumber Waras yang tukasnya punya tujuan sebagai tempat tinggal sakit teristimewa kanker, stroke serta otak.

Mekanismenya, lanjut Ahok, mereka dapat bangun serta DKI cuma cukup mencicilnya sama sesuai modal pembangunan. Menurut hitungannya, kata dia, pembangunan RS Sumber Waras perlu dana Rp3 triliun buat 2. 000 lebih ranjang serta terintegrasi dengan apartemennya.

” Kita lagi mencari formatnya. Format ke-2 kita pengen dibantu dari asian development day, dia pengen buat pengkajian di Filipina. Dimana-mana lempar ke swasta. Namun saya takutnya gunakan swasta fungsi kelas 3-nya kurang dikarenakan mereka inginnya izin 30%. Kita maunya kelas 3 batas izin 90% hingga 100%. Nah itu lebih sesuai dengan BUMN, dia pengen kita bayar, ” tegasnya.

About admin