Home / kriminal / Guru MTS Dilaporkan Polisi Karena Pencabulan Pelajar SMK di Ponorogo

Guru MTS Dilaporkan Polisi Karena Pencabulan Pelajar SMK di Ponorogo

UA (16 thn) seorang siswi SMK asal Sukorejo, Ponorogo terpaksa harus berhenti sekolah dikarenakan sedang hamil 4 bulan. Murid salah satu SMK swasta di Ponorogo tersebut menjadi korban pencabulan dari oknum guru olahraga DMN (29 thn) di sebuah MTS swasta di Sampung, Ponorogo.

Merasa telah menjadi korban pencabulan, UA pun dengan didampingi oleh pamannya melaporkan DMN ke polisi, Jumat (20/11/2015). Pihak keluarga UA berharap agar laporan ke pihak kepolisian akan membuat DMN segera ditangkap serta diadili. Hal ini dikarenakan DMN sempat melakukan penipuan dengan mengaku masih bujangan serta melarikan diri sesudah sebelumnya sempat berjanji bakal menikahi korban.

Pada mulanya korban dn pelaku berkenalan lewat jejaring sosial Facebook. Selang beberapa lama DMN yang memiliki profesi guru mengajak korban untuk bertemu dan mengaku masih bujangan.

Setelah sempat beberapa kali bertemu, DMN mengajak UA untuk pergi ke Telaga Ngebel yang merupakan obyek wisata favorit di Ponorogo. Di Telaga Ngebel inilah pelaku melancarkan bujuk rayunya dengan mengajak menginap dan melakukan hubungan intim layaknya suami istri. UA pun mengaku hp-nya sempat dihancurkan setelah sempat menolak ajakan tersebut. Hubungan badan itu pun sempat berlanjut hingga delapan kali sampai UA hamil.

Pihak keluarga pun tak dapat memaafkan hal tersebut dimana DMN seakan mencoba untuk kabur, lalu melaporkannya ke pihak yang berwajib.

About admin