Home / olahraga / Harry Kane: Menyakitkan Kembali Finish di Bawah Arsenal

Harry Kane: Menyakitkan Kembali Finish di Bawah Arsenal

Usai sempat menjadi kandidat juara Premier League, Tottenham Hotspur justru mengakhiri musim di peringkat ketiga di bawah Arsenal. Hasil tersebut menurut Harry Kane cukup menyakitkan.

Selepas tahun baru, Spurs melejit naik ke papan atas Premier League. Anak asuh Mauricio Pochettino tersebut stabil pada posisi kedua serta bersaing bersama Leicester City untuk gelar juara.

Tetapi pada pekan-pekan terakhir, Spurs justru kolaps. Sesudah imbang kontra West Bromwich Albion, Spurs kembali ditahan Chelsea yang membuat gelar juara jatuh ke tangan Leicester. Pada dua laga terakhir, Spurs beruntun dikalahkan Southampton serta Newcastle.

Kekalahan telak 1-5 dari Newcastle ditambah kemenangan 4-0 Arsenal dari Aston Villa membuat Spurs mengakhiri musim pada urutan ketiga dengan 70 angka. Mereka disalip Arsenal yang unggul satu poin.

Itu berarti telah 21 tahun Spurs tidak mampu mengungguli Arsenal pada klasemen akhir Premier League. Kali terakhir The Lilywhites finis di atas seterunya di London Utara tersebut pada musim 1994/1995.

Kane mengakhiri musim dengan meraih golden boot Premier League usai menjadi top skorer dengan 25 gol. Dia mengungguli Jamie Vardy serta Sergio Aguero yang sama-sama mengoleksi 24 gol. Namun bila dapat memilih, Kane ingin menukar penghargaan tersebut dengan kemenangan atas Newcastle.

About admin