Home / indonesia / Kesaksian Luhut di MKD Dianggap Tidak Signifikan

Kesaksian Luhut di MKD Dianggap Tidak Signifikan

Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan sudah memberikan keterangannya dalam persidangan MKD hari Senin (14/12/2015) kemarin. Akan tetapi banyak kalangan menilai jika keterangan yang disampaikan oleh Luhut Binsar tak signifikan.

Pakar Hukum Pidana Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menyatakan jika kesaksian Luhut B Pandjaitan di MKD tak memberikan pengaruh terkait fakta jika sudah terjadi pelanggaran etik yang dilakukan oleh Ketua DPR Setya Novanto.

Abdul Fickar Hadjar, Senin (14/12/2015) mengatakan jika kesaksian dari Luhut B Pandjaitan sama sekali tidak signifikan. Menurut Fickar kesaksian yang diberikan oleh Menko Polhukam tersebut tak sesuai dengan apa yang diharapkan. Selain itu juga tak mempengaruhi fakta jika Setya Novanto telah melanggar etik.

Abdul Fickar Hadjar menyatakan jika Luhut B Pandjaitan harusnya merasa keberatan karena namanya dicatut dalam rekaman “Papa Minta Saham” tersebut. Nama Luhut sendiri disebut sampai 66 kali dalam rekaman percakapan yang berdurasi kurang lebih satu jam setengah tersebut.

Menurut Fickar seharusnya Luhut merasa tidak terima serta terhina karena namanya dipakai untuk hal-hal yang tak pantas dilakukan oleh seorang Ketua DPR. Selain itu Luhut B Pandjaitan juga memiliki peluang untuk membawa kasus tersebut ke ranah hukum dikarenakan terdapat unsur pencemaran nama baik.

About admin