Home / kesehatan / Pilek Pada Awal Kehidupan Anak Dapat Meningkatkan Resiko Diabetes

Pilek Pada Awal Kehidupan Anak Dapat Meningkatkan Resiko Diabetes

Infeksi saluran pernapasan common cold atau pilek atau selesma, flu, tonsilitis, bronkhitis serta pneumonia yang dialami pada enam bulan pertama kehidupan anak, diklaim dapat meningkatkan resiko diabetes tipe 1 (T1D). Mengapa demikian?

Menurut penelitian, resiko T1D meningkat untuk anak berumur nol sampai 2,9 bulan atau antara tiga sampai 5,9 bulan yang mengalami infeksi saluran pernapasan. Resiko lebih tinggi daripada anak yang tak mempunyai infeksi saluran pernapasan pada periode tersebut.

Indian Express, Sabtu (7/5/2016) melaporkan penelitian dilakukan dengan cara mempelajari catatan medis dari 295.420 bayi. Sekitar 720 bayi didiagnosis T1D di umur rata-rata 8,5 tahun.

Paling tidak satu infeksi dilaporkan selama dua tahun pertama kehidupan 93 persen anak-anak serta pada 97 persen anak-anak dengan T1D. Sebagian besar anak-anak mengalami infeksi virus serta pernapasan. Risiko T1D juga diketahui meningkat di antara anak-anak yang menderita infeksi virus semenjak lahir sampai berumur 5,9 bulan. Studi ini dipublikasikan dalam jurnal JAMA.

Bayi rentan menderita infeksi virus serta pernapasan dikarenakan sistem kekebalan tubuh yang belum sekuat orang dewasa. Selain itu juga dipelajari tentang kaitan antara stroke pada anak-anak dengan infeksi yang dialami dimana hasilnya hanya sedikit kejadian stroke pada anak-anak dan itupun pada umumnya karena adanya bawaan kelainan dari bayi.

About admin